Islam mendorong untuk menjaga kebersihan dan menghilangkan berbagai bentuk kekotoran maupun sampah.
Imam Tirmidzi dan yang lain meriwayatkan dari Said ibn al-Musayyab, ia berkata:
”Sesungguhnya Allah itu baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai kebersihan, mulia dan menyukai kemuliaan, dermawan dan menyukai kedermawanan. Maka bersihkanlah halaman dan pekarangan kalian, jangan menyerupai Yahudi.”
Diriwayatkan juga secara marfû’ dari Nabi shallallâhu ‘alaihi wasallam:
ﻃﻬﺮﻭﺍ ﺃﻓﻨﻴﺘﻜﻢ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻻ ﺗﻄﻬﺮ ﺃﻓﻨﻴﺘﻬﺎ
”Bersihkanlah halaman
rumah kalian. Sesungguhnya orang-orang Yahudi tidak membersihkan halaman rumah mereka. (HR Tirmidzi dan Thabrani. Al-Haytsami menyatakan rijâl-nya adalah rijâl sahih, kecuali syaikhnya Imam Thabrani.)”
Ada ungkapan yang sering kita dengar dan dianggap sebagai hadis Nabi, padahal BUKAN, yaitu an-Nazhâfah minal îmân, wal wasâkhah minasy syaythân (kebersihan itu sebagian dari iman dan kekotoran itu dari setan).
Namun, meskipun bukan hadis Nabi, tetapi makna yang dikandungnya benar, karena didukung oleh nas-nas dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang banyak menyuruh untuk bersuci dan menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal, maupun tidak membuang sampah sembarangan.
Berikut antara lain nas-nas dimaksud, selain yang telah tersebut di atas. Allah Ta’âlâ berfirman:
ﻭَﺛِﻴَﺎﺑَﻚَ ﻓَﻄَﻬِّﺮْ
”Dan pakaianmu sucikanlah” (al-Muddatstsir: 4)
Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda:
”Sucinkanlah tubuh-tubuh ini, niscaya Allah akan menyucikan kalian. Sesungguhnya tidaklah seorang hamba bermalam dalam keadaan suci, kecuali satu malaikat bermalam di rambut- rambutnya.”
(HR Thabrani. Al-Haytsami berkata: Saya harap hadis ini isnadnya hasan.)
Dari Abu Barzah Al Aslami, ia berkata : ”Aku mengatakan kepada Rasulullah, ”tunjukkan kepadaku perbuatan yang bisa memasukkan ku ke surga”, Rasulullah menjawab ”Buanglah sesuatu yang mengganggu tempat lewat jalan manusia” (HR Al Bukhari)
Dari Abu Hurairah, bahwasannya Rasulullah bersabda ”Orang yang melintasi jalan yang ada durinya, lalu Dia berkata. ‘Aku singkirkan duri ini sehingga tidak membahayakan orang Muslim’. Maka Dia akan diampuni dosa-dosanya yang lalu”. (HR Al Bukhari)
Demikianlah Islam memberikan dorongan kepada umatnya untuk bersuci dan menjaga kebersihan. Semoga kita dapat mengamalkannya dengan baik.
Jika ada di antara sobat greener FHI yang masih suka membuang sampah sembarangan, kami nasihatkan agar menghentikan kebiasaan tersebut.
Alangkah baiknya jika bungkus camilan yang isinya sudah kita makan, disimpan dulu di dalam saku, sampai menemukan tempat yang secara khusus digunakan untuk membuang sampah. Yuk mulai dari diri sendiri. Wallahu’alam
Sumber : forumhijau
